SELAMAT DATANG DI MAMATANGKAS.

Thursday, June 24, 2021

Setelah Beroperasi Selama 10 Tahun, Kantor Netmable Indonesia Ditutup


Sumber : Istimewa

Mama Tangkas - Penerbit game mobile populer asal Korea Selatan, Netmarble, resmi tutup kantor setelah 10 tahun beroperasi di Indonesia. Kabar tersebut diungkap langsung oleh CEO Netmarble Indonesia, Tiger Inwha Hong, melalui akun Facebook miliknya beberapa waktu lalu. "Hari ini kantor Netmarble Indonesia tutup. Saya menghabiskan 10 tahun yang menyenangkan bersama para teman-teman gamer dan juga karyawan-karyawan yang saya cintai," tutur pria yang akrab disapa "Om Botak" ini dalam sebuah unggahan pada tanggal 31 Mei 2021. Dari unggahan tersebut, Tiger Inwha Hong tidak menjelaskan lebih lanjut alasan Netmarble Indonesia tutup kantor, begitu juga dengan nasib para pemain game Netmarble di Indonesia. Awak media sudah mencoba menghubungi pihak Netmarble Indonesia dan sang CEO terkait hal tersebut. Namun, sampai saat ini belum mendapatkan respons. Akan tetapi melalui kolom komentar pada unggahan Facebook tersebut, Om Botak memastikan bahwa beberapa game besutan Netmarble masih bisa dimainkan oleh para pemain di Indonesia. "Game tidak ditutup. Layanan game Netmarble akan terus berjalan. Tim Korea Selatan akan mengelola layanan game tersebut," tutur Tiger Inwha Hong di beberapa balasan komentar yang dilontarkan kepada para penggemar. Tiger Inwha Hong tidak menyebutkan secara rinci apakah game-game Netmarble di Indonesia kedepannya bakal ditutup atau tidak. Sejak melebarkan sayapnya ke Indonesia pada tahun 2012 lalu, Netmarble sempat merilis beberapa game yang bisa dimainkan oleh para pemain di Tanah Air, seperti Elsword Online, Modoo Marble, Special Force 2, dan masih banyak lagi. Beberapa di antaranya yang populer dan yang masih bisa dimainkan saat ini adalah Marvel Future Fights, Line Get Rich, Seven Knights, The Seven Deadly Sins: Grand Cross, BTS World, dan lain sebagainya. Menurut pantauan pada Rabu, 2 Juni 2021, beberapa game tersebut, misalnya Marvel Future Fights, BTS World, dan The Seven Deadly Sins: Grand Cross, masih bisa diunduh dan dimainkan dengan normal. Hanya saja, ketika pergi ke laman layanan pelanggan alias customer service, dukungan bahasa Indonesia sudah tidak bisa ditemukan. Sehingga, pemain harus melaporkan berbagai keluhan dan hal serupa lainnya menggunakan bahasa lainnya, seperti bahasa Inggris. Selain itu, Netmarble Indonesia juga tampaknya menutup laman Facebook dan Instagram resminya. Pasalnya, ketika diakses, kedua laman tersebut menampilkan informasi "This Page Isn't Available". Hal yang sama juga terjadi saat pengguna mengakses situs web resmi Netmarble versi Indonesia yang juga menampilkan laman error. Meski demikian, kanal YouTube Netmarble Indonesia untuk saat ini masih bisa diakses. Kanal tersebut terakhir kali mengunggah video pada tanggal 21 Mei lalu dan kemungkinan besar itu adalah video terakhir yang menggunakan bahasa Indonesia.