SELAMAT DATANG DI MAMATANGKAS.

Thursday, July 8, 2021

Kang Emil Minta Pemerintah Pusat Lobi Arab Saudi soal Haji 2021

 

Ilustrasi, sumber foto: REUTERS/Umit Bektas

MAMA TANGKASPemerintah telah memutuskan untuk tidak mengirimkan jemaah haji ke Tanah Suci pada tahun 2021. Alasannya antara lain karena pemerintah Saudi belum mengumumkan apapun terkait haji, meski waktu pelaksanaannya sudah dekat. Selain itu, juga karena COVID-19 masih melanda dunia.

Terkait pembatalan pemberangkatan jemaah haji tahun ini, Gubernur Jabar Ridwan Kamil juga berkomentar. Emil meminta pemerintah pusat untuk berunding dengan Arab Saudi.

"Kalau masih ada waktu dan kesempatan, saya memohon pemerintah pusat cobalah sekali lagi melobi (Arab Saudi) kira-kira begitu," kata Emil melalui keterangan resminya, Senin (7/6/2021).


Banyak jemaah haji yang sudah lama mendaftar namun gagal lagi ke Tanah Suci

Ridwan Kamil atau Emil mengatakan, pembatalan pemberangkatan jemaah haji membuat banyak jemaah haji di Jabar sedih. Pasalnya, banyak jemaah haji yang sudah lama mendaftar namun belum berkesempatan ke Tanah Suci.

"Ini kali kedua kita tidak bisa melaksanakan haji apalagi umrah. Apalagi sejak tahun lalu saya sudah persiapan jadi amirul Jawa Barat," kata Emil.


Jemaah yang urung berangkat dimohon ikhlas

Menurut Emil, kuota jemaah haji di Jabar cukup besar. Tahun 2021, masyarakat sangat menunggu untuk bisa menunaikan ibadah haji. Jadi, pemerintah pusat harus bisa melobi lagi.

“Saya meminta mereka yang sudah siap sesuai jatahnya harus ikhlas, dan bersabar karena bagaimanapun qodarullah seperti ini,” ujarnya.


Emil berharap pemerintah pusat segera melobi Saudi agar diberikan kuota haji

Emil optimistis lobi dengan Arab Saudi bisa berhasil, mengingat Indonesia dan Arab Saudi sangat bersahabat. Emil berharap upaya ini bisa dilakukan pemerintah pusat dalam waktu dekat.

"Selama kita bisa meyakinkan protokol kesehatan, terseleksi, sudah divaksin, dites PCR dan lain-lain, saya kira bisalah sekian persen yang diberangkatkan jangan nol sama sekali," ujarnya.

“Mudah-mudahan ikhtiar diplomatik ini masih bisa diupayakan sebelum betul-betul final bahwa dari Arab Saudi menolak, tetapi saya berdoa harapan itu masih dibuka,” ujarnya.


Pandemi jadi alasan utama ditutupnya ibadah haji 2021

Sebelumnya, pemerintah telah memutuskan untuk membatalkan keberangkatan haji 2021. Keputusan tersebut diumumkan langsung oleh Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas.

Yaqut mengatakan ada beberapa alasan hingga akhirnya pemerintah mengambil keputusan untuk tidak mengirimkan calon jemaah haji tersebut. Salah satunya karena pandemi COVID-19 yang masih melanda dunia.

“Indonesia sudah mulai terlihat bagus penanganannya, tetapi di belahan dunia yang lain kita semua masih menyaksikan bagaimana pandemik COVID-19 masih belum bisa terkendali dengan baik,” kata Yaqut dalam keterangan pers yang disiarkan langsung di saluran YouTube Kantor Kementerian Agama RI, Kamis (3/6/2021).