Sumber foto: Tribunnews.com/ Fransiskus Adhiyuda
MAMA TANGKAS - Mantan Direktur Komunikasi Politik Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Usman Kansong menjadi salah satu calon Direktur Jenderal (Dirjen) Informasi dan Komunikasi Publik di Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo).
Untuk mendapatkan posisi tersebut, Usman harus bersaing dengan dua calon lain yang berstatus PNS dan non-PNS. Sedangkan status kepegawaian Usman sendiri adalah non-PNS.
Usman menunggu keputusan tim penilai akhir
Saat dikonfirmasi, Usman membenarkan dirinya mengikuti seleksi menjadi Dirjen di Kementerian Komunikasi dan Informatika. Namun, dia masih belum tahu kapan pengumuman itu akan dilakukan.
"Saya memang mengikuti seleksi menjadi Dirjen Kominfo. Saat ini sudah seleksi tahap akhir dan muncul tiga nama termasuk saya. Tim penilai akhir akan memutuskan satu nama sebagai dirjen," kata Usman saat dihubungi, Jumat (4/6/2021).
Usman Kansong masuk TKN Jokowi-Ma'ruf tahun 2019
Usman bergabung dengan TKN Jokowi-Ma'ruf dalam pemilihan presiden 2019. Jabatan Usman sendiri di TKN Jokowi-Ma'ruf adalah Direktur Komunikasi Politik.
Usman juga pernah menjabat sebagai Direktur Pemberitaan Media Indonesia. Pada tahun 2020, beliau diangkat sebagai Ketua Dewan Redaksi Media Group.
Deretan Pendukung Jokowi yang Jadi Komisaris BUMN
Sejak Menteri BUMN Erick Thohir menjabat, banyak relawan atau pendukung Presiden Jokowi yang menduduki posisi komisaris. Orang-orang di sekitar Jokowi yang menjabat komisaris di BUMN adalah Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok sebagai Komisaris Utama PT Pertamina, Dyah Kartika sebagai Komisaris Independen PT Jasa Raharja, Eko Sulistyo sebagai Komisaris PT PLN, Ulin Yusron sebagai Komisaris Independen ITDC, Yenny Wahid sebagai Komisaris Independen Garuda Indonesia.
Ada pula Triawan Munaf selaku Komisaris Utama Garuda Indonesia, Arya Sinulingga selaku Staf Khusus Menteri BUMN, Fadjroel Rachman selaku Komisaris PT Waskita Karya, dan Viktor Sirait selaku Komisaris Independen Waskita Karya.

