SELAMAT DATANG DI MAMATANGKAS.

Tuesday, August 24, 2021

Bertepatan dengan Harganas ke-28, Pemerintah Resmikan Vaksinasi COVID-19 untuk Ibu Hamil dan Anak

 

Ilustrasi, sumber foto: Merdeka.com/Imam Buhori


Mama Tangkas - Pemerintah telah resmi meluncurkan vaksinasi COVID-19 untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan anak usia 12-18 tahun. Peluncuran tersebut diresmikan oleh Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin bertepatan dengan puncak Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-28 hari Selasa (29/6/2021).


Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan para bidan sangat terampil dalam memberikan vaksin untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan anak usia 12-18 tahun.


“Saya menyaksikan sendiri para bidan ini sangat terampil untuk melakukan vaksinasi, karena beliau memang kerjanya sehari-hari melayani para ibu-ibu. Maka semuanya kelihatan lancar-lancar saja,” katanya.


Vaksinasi ibu hamil untuk mempercepat herd immunity


Muhadjir mengaku sangat mendukung pelaksanaan vaksinasi bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan anak usia 12-18 tahun. Menurutnya, vaksinasi ini akan mempercepat target satu juta vaksinasi per hari sesuai arahan Presiden.


“Sesuai dengan perintah dari Bapak Presiden bahwa nanti minimum satu hari ada satu juta vaksin yang disuntikkan kepada warga, agar dapat mencapai herd immunity dalam rangka perang melawan COVID-19 ini. Insyaallah para bidan ini siap untuk mendukung itu," jelas Muhadjir.


Ibu hamil dan anak-anak rentan terhadap COVID-19


Muhadjir mengatakan ibu hamil, ibu menyusui, dan anak-anak merupakan kelompok yang sangat rentan terinfeksi COVID-19.


Oleh karena itu, kata Muhadjir, vaksinasi ini sangat penting sebagai upaya pencegahan agar ibu bisa melahirkan anak yang sehat, dan anak bisa terlindungi dari virus corona.


“Sehingga kita harapkan generasi muda kita yang akan datang bisa dijamin lebih sehat, dan bisa dipertanggungjawabkan untuk menjadi generasi penerus bangsa ini,” ujarnya.


Pengembangan vaksinasi COVID-19


Hingga Selasa (28/6/2021), Satuan Tugas COVID-19 melaporkan, 28.304.774 orang telah divaksinasi tahap pertama vaksin COVID-19. Angka ini bertambah sebanyak 884.876 orang. Kemudian 13.329.738 menerima vaksin COVID-19 dosis kedua, bertambah 147.704 orang.


Sementara itu, ada penambahan 20.467 kasus COVID-19 hari ini. Dengan demikian, total kasus COVID-19 di Tanah Air mencapai 2.156.465. Angka ini menempatkan Indonesia di urutan ke-17, negara dengan jumlah kasus positif virus corona tertinggi di dunia.