SELAMAT DATANG DI MAMATANGKAS.

Saturday, August 7, 2021

Google Akan Kembangkan Aplikasi Tandingan 'Find My' Miliki Apple

 

Gambar : Ilustrasi

MAMA TANGKASAda satu fitur Apple yang saat ini belum dipunyai Android, yaitu jaringan 'Find My' yang menyulap perangkat Apple menjadi pemancar sinyal untuk mencari perangkat yang hilang.

Nah, Google kabarnya akan menghadirkan fitur sejenis itu di Android, yang diketahui dari analisis 9to5Google, yang menemukan adanya tombol untuk mengaktifkan fitur tersebut di Google Play Services versi beta.

Tak hanya itu, ada juga sederet kota yang menunjukkan kemampuan HP untuk mendeteksi lokasi perangkat lainnya, demikian dikutip dari The Verge, pada Sabtu 19 Juni 2021.

Sejauh ini, sistem pencari perangkat lain yang dimiliki oleh Android adalah Find My Device, yang hanya bisa digunakan untuk mencari perangkat lain yang kondisinya menyala, terhubung ke internet baik menggunakan seluler maupun WiFi, dan GPS-nya dalam keadaan aktif.

Sementara fitur 'Find My' yang dimiliki oleh Apple tidak membutuhkan itu, bahkan juga bisa digunakan untuk mencari lokasi secara akurat menggunakan ultrawide band atau UWB. Belum diketahui sistem seperti apa yang nantinya akan dipakai oleh Google.

Sebenarnya, sistem pencarian lokasi ini tak hanya dimiliki oleh Apple. Samsung pun memiliki fitur bernama 'Galaxy Find' yang cara kerjanya relatif sama. Jika Google ingin menerapkan sistem sejenis, maka cakupan pencariannya pun akan sangat luas mengingat Android adalah sistem operasi HP yang paling populer di dunia saat ini.


Selain itu Google pun saat ini sudah mengaktifkan fitur yang memanfaatkan jumlah pengguna Android yang sangat besar. Yaitu fitur pendeteksi gempa bumi, yang memanfaatkan sensor di HP untuk mendeteksi adanya gempa bumi.

Android Earthquake Alert System, begitu Google menamai fitur terbaru mereka, mengubah ponsel menjadi sebuah seismograf mini dan disebut bisa berfungsi di seluruh dunia. Google mengklaim ini merupakan jaringan pendeteksi gempa terbesar di dunia.

"Semua ponsel dilengkapi dengan accelerometer kecil yang bisa mendeteksi sinyal getaran yang mengindikasikan gempa mungkin sedang terjadi. Jika ponsel mendeteksi sesuatu yang mungkin dianggap gempa, maka ponsel akan mengirimkan data ke server pendeteksi gempa kami, lengkap dengan lokasinya," tulis March Stogaitis, Principal Software Engineer di Google dalam postingan blog resminya.

Sistem pendeteksi gempa crowdsource ini sksn menghasilkan peringatan gempa yang lebih akurat, dan memberikan data untuk fitur pencarian 'earthquake near me' di Google.