Ilustrasi, sumber foto: Pexels.com/Tess Emily Seymour
Merantau biasanya menjadi pilihan saat anak-anak beranjak dewasa untuk melanjutkan pendidikan atau bekerja. Apalagi saat anak akan berangkat pertama kali, tentunya orang tua akan banyak memberikan nasehat.
Tujuannya bagus. Sehingga anak aman bahkan sukses di negeri orang lain. Sehingga suatu saat nanti dia akan menjadi manusia. Apakah kamu juga seorang perantau? Kalau iya, yuk kita ingat kembali nasehat orang tua biar makin semangat!
1. Jaga pergaulan
Sumber foto: Pexels.com/Trinity Kubassek
Dengan siapa kamu berteman saat bepergian sangat menentukan akan menjadi apa kamu nantinya. Tidak ada keluarga yang dapat memantau interaksimu. Maka kamu harus lebih berhati-hati dalam menjaga diri sendiri.
Bukan sombong dan tidak luwes dalam bersosialisasi. Tetapi pastikan dirimu berada dalam pergaulan yang positif. Kamu harus berani menolak ajakan yang bisa berdampak buruk bagi dirimu.
2. Cerdaslah dalam mengelola uang
Sumber foto: Pexels.com/Ketut Subiyanto
Jika kamu pergi untuk melanjutkan pendidikan, kamu harus menabung uang yang dikirim oleh orang tuamu atau beasiswa yang kamu dapatkan. Jika kamu bekerja, kamu tidak boleh berfoya-foya karena kamu sudah punya uang sendiri.
Karena jika terjadi sesuatu, tabunganmu akan sangat membantumu bertahan. Menunggu pengiriman dari orang tua mungkin tidak cepat. Saat kamu akan meminjam dari orang lain, mungkin kamu merasa malu atau bahkan tidak ingin meminjamkannya.
3. Jaga kesehatan, jangan makan sembarangan
Sumber foto: unsplash.com/@annetran
Memang benar, menjadi seorang perantau harus lebih pandai dalam mengelola uang seperti pada poin 2. Namun bukan berarti kamu hanya membeli makanan, mengabaikan kebersihan dan gizi.
Nanti itu akan menjadi penyakit. Ini menghabiskan banyak biaya, juga siapa yang akan menjagamu? Jadi mengatur pola makan tetap penting. Meski menunya sederhana, yang penting tertata, bersih, dan sehat.
4. Bersikaplah baik kepada orang lain
Sumber foto: daily.jstor.org
Bukan berarti kamu harus menjadi penjilat agar mereka menyukaimu. Tapi bersikaplah ramah kepada siapa pun. Hanya karena kamu anak kos, misalnya, jangan lantas sama sekali mengabaikan tetangga di sekitar kosmu.
Bagaimanapun, kamu adalah pendatang. Kamu harus baik jika ingin diterima dengan baik di lingkungan. Tersenyum, mengangguk, dan sedikit sapaan sudah cukup untuk menunjukkan bahwa kamu menghormatinya.
5. Ibadah tidak boleh ditinggalkan
Sumber foto: Istimewa
Ketika keluargamu tidak dapat menjagamu secara pribadi, Tuhan selalu ada untukmu. 24 jam nonstop setiap hari. Jadi jangan sampai kesibukan kerja atau keasyikan bermain bersama teman membuat kamu lupa untuk beribadah.
Dengan beribadah menurut keyakinanmu, hatimu akan terasa lebih tenang. Kamu bisa berpikir lebih jernih. Ketika ada masalah, kamu cenderung menghindari hal-hal negatif. Selain itu juga bisa menjaga semangat bertarung di tanah orang lain.
Hingga kapanpun, nasehat di atas akan selalu relevan dalam hidupmu. Nanti anakmu juga mau merantau, kamu pasti akan menasihati hal yang sama. Untuk saat ini, terus jalankan saran di atas agar perantauanmu sukses!
Situs Bolatangkas Online, Agen Bolatangkas Online, Judi Bolatangkas Terpercaya
