Menteri BUMN, Erick Thohir (tengah), didamping Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, dan Walikota Surabaya, Eri Cahyadi, saat memberikan keterangan pers disela sela kungjungannya di sentra vaksinasi bersama BUMN di Grend City Surabaya. Foto;sas JNR
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir menilai bom bunuh diri yang terjadi di Gereja Katedral Makassar dapat mengganggu proses vaksinasi COVID-19, terutama di daerah setempat.
“Saat ini masih pandemi dan masyarakat serba kesulitan, apalagi ini bisa mengganggu program vaksinasi,” ujarnya saat meninjau program Sentra Vaksinasi Bersama BUMN di Kompleks Mall Grand City, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (24/3/2021) seperti dilansir ANTARA.
Erick meminta semua pihak menahan diri
Erick pun meminta semua pihak menahan diri terkait hal ini. Apalagi, kondisi Indonesia saat ini masih sangat sulit di tengah memerangi pandemi COVID-19.
“Mohon dengan hormat pihak tertentu menahan diri karena ini benar-benar kondisi yang tak menguntungkan bangsa Indonesia. Kita masih melawan pandemi, dan ekonomi masih terus mendapat gangguan bagaimana bisa menstabilkan. Tahan diri supaya semua berjalan baik,” ujarnya.
Bom meledak di depan pintu gerbang Gereja Katedral Makassar usai Misa Minggu Palma
Ledakan bom terjadi di depan pintu gerbang Gereja Katedral Kota Makassar pada Minggu pukul 10.20 WITA. Saat ledakan terjadi, jemaah telah selesai melaksanakan Misa Minggu Palma.
Polisi sebelumnya merilis korban sebanyak 14 orang yang terdiri dari warga umum dan petugas keamanan gereja yang terluka dalam ledakan tersebut. Berdasarkan data terakhir, Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam mengatakan, korban luka kini bertambah menjadi 20 orang.
Mereka umumnya mengalami luka di bagian kaki, kepala, lengan, betis, paha, leher dan wajah. Seluruh korban luka telah dilarikan ke tiga rumah sakit, yakni RS Stella Maris, RS Akademi, dan RS Pelamonia.
Polisi berjanji akan mengusut tuntas bom bunuh diri tersebut
Polri berjanji akan melakukan patroli dan pengamanan di gereja-gereja di seluruh Indonesia, termasuk di lokasi kejadian.
Presiden Joko Widodo "Jokowi" memerintahkan Polri mengusut tuntas kasus ini. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo langsung bertolak ke Makassar setelah kejadian tersebut.
Polisi juga meminta masyarakat untuk tetap tenang dalam beraktivitas normal, dan menyerahkan sepenuhnya kepada polisi untuk mengidentifikasi, menyidik dan menyelidiki kasus tersebut.
Situs Bolatangkas Online, Agen Bolatangkas Online, Judi Bolatangkas Terpercaya
