SELAMAT DATANG DI MAMATANGKAS.

Wednesday, April 14, 2021

Presiden Jokowi Larang Para Menteri Bukber dan Open House

 

Presiden Joko Widodo “Jokowi”, sumber foto: Biro Pers Setpres


Presiden Joko Widodo "Jokowi" berpesan kepada para menteri untuk tidak mengadakan buka puasa bersama dan open house saat Lebaran. Pasalnya, pandemi COVID-19 saat ini masih melanda Indonesia.


Pesan Jokowi tersebut disampaikan juru bicara Presiden Jokowi, Fadjroel Rachman, melalui akun Twitternya, @fadjroel_.


Mengurangi penyebaran COVID-19


Dalam tweetnya, Fadjroel menyebut Presiden Jokowi memberikan arahan kepada menterinya untuk tidak menggelar buka puasa bersama dan open house. Hal itu dilakukan agar penyebaran COVID-19 tidak semakin tinggi.


“Presiden Jokowi memberikan arahan kepada Kabinet Indonesia Maju, semua Kementerian/Lembaga, untuk tidak mengadakan acara buka puasa bersama dan Open House pada Ramadhan dan Idul Fitri 1442 H/2021 M. Untuk memutus penyebaran pandemi COVID-19. Yuk tetap disiplin 5M! " tulis Fajdroel.


Pemerintah melarang masyarakat mudik agar memutus mata rantai penyebaran virus corona


Pemerintah sebelumnya juga memutuskan untuk menghapuskan kegiatan mudik Lebaran 2021. Demikian disampaikan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy.


“Sesuai arahan Bapak Presiden dan hasil koordinasi rapat tingkat menteri yang diselenggarakan 23 Maret 2021 di kantor Kemenko PMK. Maka ditetapkan bahwa tahun 2021 mudik ditiadakan,” kata Muhadjir dalam keterangan pers yang disiarkan langsung di saluran Kemenko PMK, Jumat (26/3/2021).


Larangan mudik berlaku untuk seluruh ASN, Polri, BUMN, pegawai swasta, pekerja mandiri. Muhadjir juga mengatakan, larangan mudik akan dilakukan mulai 6 Mei 2021 hingga 17 Mei 2021.


COVID-19 kasus di dalam negeri mencapai 1,5 juta


Sebelumnya, Satgas Penanganan COVID-19 melaporkan catatan kasus COVID-19 yang terjadi di Tanah Air. Berdasarkan catatan Satgas, terdapat 5.702 kasus baru COVID-19 di Indonesia hingga hari ini, Selasa (13/4/2021).


Jumlah total orang yang terpapar COVID-19 di negara itu mencapai 1.577.526 kasus.


Jawa Barat adalah wilayah yang menyumbang kasus COVID-19 paling banyak setiap hari saat ini dengan tambahan 1.456 kasus. Disusul Jawa Tengah (859 kasus), DKI Jakarta (828 kasus), Riau (253 kasus) dan Jawa Timur (249 kasus).


Meski jumlah kasus positif mengalami peningkatan, namun Satgas COVID-19 melaporkan jumlah pasien yang sembuh juga meningkat sebanyak 6.349 orang pada hari ini (13/4/2021). Sehingga total kesembuhannya mencapai 1.426.145 kasus.


Jawa Tengah mencatat kasus kesembuhan terbanyak saat ini, yakni 1.952 kasus. Disusul Jawa Barat (1.073 kasus), DKI Jakarta (900 kasus), Kalimantan Timur (214 kasus), dan DI Yogyakarta (231 kasus).


Satgas COVID-19 juga melaporkan 126 orang meninggal akibat virus corona pada hari ini. Jumlah total orang yang meninggal akibat corona menjadi 42.782 kasus.


Provinsi dengan kematian terbanyak saat ini adalah Jawa Timur dengan 32 kasus. Daerah lain yang mencatat kenaikan kasus kematian tertinggi akibat COVID-19 adalah Jawa Barat (23 kasus), Jawa Tengah (15 kasus), Riau, Yogyakarta dan Bali masing-masing sebanyak 7 kasus.

Situs Bolatangkas Online, Agen Bolatangkas Online, Judi Bolatangkas Terpercaya